Sinar Pahlawan

Januari 5, 2010 maryam 33 komentar

Agh .. tak kuasa menahan lagi desakan yang mendorong kuat dari hati menuju tenggorokan yang tercekat, dan akhirnya mata ini pun harus berkedip, memecahkan butiran hangat dan mengalirkannya.Perlahan…

Pagi tadi, sekitar jam-7  tak sengaja, pencet2 chanel remote TV, cari-cari acara seru sambil nunggu cucian di puter.Ehm… jam-jam segitu sih waktunya News dan Infotaiment. Lagi bosen liat berita, akhirnya liat lah infotainment yg lagi beritain ttg … apa sih tadi… Lupa :D

Berita selanjutnya ttg Charlie ST12, dia lagi nyanyi, sambil ngecrek gitar. Sebagai manusia penggemar metal (Melayu Total), ST12 diakui punya lagu melayu yang keren dbanding Band lain yg punya aliran sama. Termasuk lagu yg waktu itu dibawain. Ntahlah itu lagu apa, baru denger soalnya. tapi liriknya dalem.

Oooh … ternyata itu berita ttg charlie dkk yang sedang berkunjung ke rumah Sinar.Yaah .. sinar, taukah anda siapa Sinar? Sinar adalah seorang anak berusia 6 Tahun, yang merawat sendiri (beneran sendiri) ibunya yang sedang sakit dan lumpuh. Sehari-harii ibunya hanya tergeletak tak berdaya, karena lumpuh. Praktis seluruh aktivitas rumah tangga dilakukan sendiri oleh Sinar. Memasak dan mencuci pakaian pun tak luput dari perhatian Sinar, bahkan dia pun menarik kedua kaki ibunya, untuk agar sang ibu bisa mengubah posisinya. Semua dilakukan seorang diri karena semua saudara sinar sudah tidak tinggal di rumah. Allahu Akbar …

“Sinar tak pernah mengeluh” demikian ungkap sang ibu ketika berusaha menggambarkan sosok Sinar dimatanya

Akankah kita, mampu seperti Sinar?
Yang selalu ada ketika kita dibutuhkan!
Yang tak pernah ada keluh dan kesah didepannya!
Yang bersabar untuk terus menemani ibunya!
Yang pundaknya selalu ada untuk disandari!
Yang mampu membuat ibunya tersenyum bangga!

Lagi-lagi … Allah punya banyak cara untuk membuat kita tersadar, bagaimana seharusnya bakti ini dipersembahkan kepada makhluk bernama IBU. Sinar mengajarkan kita, banyak hal. Tak hanya bagaimana caranya mencintai IBU, tapi juga bagaimana caranya menjadi pahlawan dalam kehidupan ini. Seperti lagu indah yang diciptakan Charlie khusus untuk Sinar, berikut liriknya :

jangan menangis sayang
ini hantyalah cobaan tuhan
hadapi semua dengan senyuman….. degngan senyuman……. dengan senyuman…..

jangan menangis sayang
sinarmu harus tetap berisnar
tabahkan hatimu demi ibu
itu surgamu……

kuteriris mendengr kisahnya
bocah kecil merawat ibunya
sinar mata dan baik hatinya yang tak berdaya

telah lama dia menderita
sang ayahpun meningalkan dia
mengisi hidup hnya berdua
kuatkan sinar

jangan menangis sayang
ini hantyalah cobaan tuhan
hadapi semua dengan senyuman…. degngan senyuan… dengan senyuman….
jangan menangis sayang
sinarmu harus tetap berisinar
tabahkan hatimu demi ibu
itu surgamu…… itu surgamu………….

Lagunya bisa di donlot DISINI

Anda adalah Guru Super Indonesia….!

Desember 29, 2009 maryam 16 komentar

Sahabat saya, Guru Super Indonesia yang hatinya tegas,
Meyakini batasan adalah menciptakan batasan.
Jika orang lain menasehatkan yang mungkin Anda capai, janganlah Anda menjadi orang pertama yang meragukannya.
Sekali lagi, meyakini batasan adalah menciptakan batasan.

Karena sebetulnya,
Batas-batas Anda hanya sejauh kebebasan perasaan dan pikiran Anda.
Jika perasaan Anda bebas, Anda akan mengutamakan perasaan yang baik, yang bersahabat, yang mengutamakan dugaan-dugaan baik,sehingga Anda tidak menyiksa diri dengan perasaan dan dugaan buruk – yang lebih sering salah daripada benar.
Read more…

Aku sedang …

Desember 26, 2009 maryam 16 komentar

SEDANG BANYAK TUGAS

SEDANG BANYAK KERJAAN

SEDANG   SIAP-SIAP SEMINAR

SEDANG MENCARI ILHAM UNTUK TA

SEDANG BERSIAP-SIAP MENUJU

UAS TERAKHIR

Sebagai Mahasiswa S1

*sedang kekurangan waktu untuk bisa nge-blog dan jalan-jalan*

:D

Categories: Coretan Tangan

Hp Canggih Bukan Cuma Buat Fesbukan

Desember 14, 2009 maryam 41 komentar

Hari itu, sepulang kuliah saya ditakdirkan berada dalam satu angkot dengan beberapa anak SMP Negeri yg ada di Bandung.Ehm … apa sih hobi anak-anak remaja jaman sekarang klo udah ketemu sama Cs-Cs nya? Yaa…apalagi klo bukan ngobrol ngalor ngidul. Berisik.  Itu pula yang saya dapati waktu itu. Ok disini saya tidak akan membahas tentang hobi ngobrol remaja-remaja ini. Tapi ada hal menarik yang saya lihat. Dari ke-enam anak yang terlibat dalam perbincangan, lima diantaranya secara serempak mengalungkan Ponsel mereka di lehernya masing-masing. Wow … berani sekali mereka, setau saya hal-hal semacam itu kan yang justru mengundang datangnya pencuri! Bener, Ga? Yang lebih aneh, setiap lima menit-an sekali mereka melihat layar ponsel secara berkala. Awalnya saya penasaran apa sih yang diliat. SMS? klo sms atau telepon sekalipun kan datangnya bisa dideteksi dengan adanya Ringtone, ga perlu lah harus sesering itu di cek. Kecuali klo di setting silence. tapi ini kan angkot, bukan kelas untuk apa ponsel di-silence? Belumlah penasaran saya terjawab, tiba-tiba salah satu diantara mereka bilang begini :

Read more…

Biarlah Rabb Saya Yang Akan Mengaturnya

Desember 8, 2009 maryam 41 komentar

Kalaulah kau punya mimpi, tulislah dan tunjukan pada dunia bahwa kau siap menggapai dan memeluknya

***

Read more…

Menconteklah Dengan Cerdas

November 30, 2009 maryam 59 komentar

Tadi pagi seperti biasa baca-baca imel-imel di milis klub guru, ada satu imel yang bikin miris sekaligus mengenaskan. Subjeknya berjudul klo ga salah mengenai Banyaknya guru yang mencontek karya tulis untuk memenuhi syarat sertifikasi (insya Allah, lain kali saya angkat kisah ini, sabar yah)

Nah, disaat yang bersamaan saya chating dengan seorang kawan yang sekarang kuliah di Kobe, Jepang. Diskusi tentang topik diatas, tentang perihal contek-mencontek di Jepang. Intinya sih di jepang sono, kegiatan jiplakk menjiplak dan contek-mencontek adalah perkara kriminal serius (katanya)

Diakhir perbincangan, kawan saya ini mengirimkan beberapa gambar yang sampe sekarang masih buat saya geleng-geleng kepala (Lebaaaaaaaaaaay). Tentang upaya seorang siswa jepang dalam melakukan pencontekan. whahaha … salut sama usaha kreatifnya. Maaf klo repost, gan!

Duuh… tobat … ampun Bu Guru/ Pa Guru , saya bukan mau ngajarin anak-anak penerus bangsa ini mencontek, bukan juga menyuruh korupsi, apalagi maen curang. Kalau suatu hari Bapak/ Ibu Guru menemukan modus seperti ini, plese banget ya, jangan bawa-bawa nama saya.  jangan juga laporkan saya ke KPK, karena saya takut sama Cicak 

Mudah2an gambar yang akan kita saksikan berikut ini memicu guru-guru kita untuk jauh lebih kreatif lagi membuat soal-soal ujian yang tidak mudah di contek …

Selamat berjuang untuk guru-guru kita.

Read more…

” … Hibur hamba Yaa Rabb … “

November 28, 2009 maryam 19 komentar

Very Sad

 

sumber gambar

Categories: Coretan Tangan Tag:, ,

Who Moved My Cheese?

November 24, 2009 maryam 28 komentar

Siang itu saya jalan-jalan ke daerah Ledeng Atas (Bandung Utara), daerah dekat UPI, kampus saya sekarang. Sebetulnya bukan jalan-jala, tapi hanya janjian dengan seorang teman yang akan mengembalikan buku  yang sudah cukup lama dia pinjam. Lama menunggu, tapi teman saya itu tak kunjung datang. sampai akhirnya hujan turun dengan deras sekali. sadar diri karena ga bawa payung, akhirnya saya memutuskan untuk berteduh di sebuah warung surabi yang sebetulnya mirip cafe kecil. Karena malu klo hanya numpang berteduh, akhirnya saya pun memesan seporsi surabi. hanya 5 menit menunggu, surabi pun datang.

Read more…

Nobility of Writing

November 16, 2009 maryam 31 komentar

Wuih… begini inilah kalo inspirasi  mentok  ditengah jalan, mau diputer, dijilat trus dicelupin ni otak tetep aja ga mudeng. ketemu banyak ide baru tapi sayang  tak ada satupun yang beririsan dengan masalah yang diangkat kepermukaan.

Nasib jadi mahasiswa tingkat akhir yang masih kudu terseok-seok dengan nulis proposal nikah seminar-nya. Tiket menuju masa depan berbalut toga . ini baru seminar, apa kabar dengan skripsi nya entar). ya udahlah, mau dipaksain juga kyaknya ga bakalan bener. Harus istirahat dulu kyanya. cari inspirasi dalam bentuk yang lebih menyenangkan. mau apa? ini yang ini atau ini yang jelas ga mungkin klo ini (haha..takut dosa ah).

***

Read more…

Belajarlah Mencintai Dengan Kadarnya

November 12, 2009 maryam 14 komentar

Teringat kembali perkataan seorang sahabat yang sempat bersama melalui jalanan terjal ini dengan sederhana, Terima kasih sudah banyak mengingatkan!!! Ada  Artikel menarik dari bukunya Salim A. Fillah “Jalan Cinta Para Pejuang” saya dedikasikan khusus untuk beliau :)

***

Kalau Cinta Berawal dan Berakhir Karena Allah, Maka Cinta yang Lain Hanya Upaya Menunjukkan Cinta Padanya, Pengejawantahan Ibadah Hati yang Paling Hakiki: Selamanya Memberi yang Bisa Kita Berikan, Selamanya Membahagiakan Orang-Orang yang Kita Cintai. Anis Mata

Read more…